Portal berita dalam jaringan
PT SCTAR Media Group
Breaking News
Polres Labuhanbatu Selatan Wujudkan Kamtibmas Kondusif dengan Pendekatan Humanis di Kota PinangKebakaran Landa PKS Dolok Ilir Simalungun, Petugas Damkar Berjibaku Kendalikan ApiFernando Albert Damanik Ucapkan Selamat HUT ke-47 Kapolres Simalungun, Tekankan Pentingnya SinergitasKebakaran Melanda Pabrik PT Evyap Sabun Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus Sei MangkeiBPBD Simalungun Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Potensi BencanaKejari Simalungun Peringati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81: Perkuat Komitmen Penegakan Hukum BerintegritasPerpisahan Penuh Kehangatan Mahasiswa KKN STIH Panca Budi di SimalungunAKBP Sah Udur Sitinjak Resmi Jabat Kapolres Serdang Bedagai, Tinggalkan Jejak Inovasi di Pematang SiantarPerkuat Disiplin dan Pelayanan, Kantor Camat Tanah Jawa Gelar Apel Pagi dan Gotong RoyongPersonel Komcad Pematang Siantar Perkuat Fisik dan Disiplin dalam Latihan Terpimpin
Simalungun

Dugaan Penumpukan Limbah Industri KEK Sei Mangkei Resahkan Warga boluk, Simalungun

Bagikan:WhatsAppFacebookX
Informasi Editorial

Pihak yang disebutkan dalam pemberitaan berhak menyampaikan klarifikasi, koreksi, atau hak jawab melalui kanal resmi redaksi.

SIMALUNGUN, 13 AGUSTUS 2026 – Masyarakat di Nagori boluk, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mulai menyuarakan keresahan mereka terkait dugaan aktivitas pengelolaan dan penumpukan limbah industri. Limbah tersebut diduga berasal dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, memicu kekhawatiran akan dampak lingkungan dan kesehatan di area permukiman warga.

Temuan di Lapangan Memicu Kekhawatiran Warga

Berdasarkan pantauan yang dilakukan di Nagori boluk, ditemukan tumpukan material limbah industri yang ditutupi karung dan terpal putih di area terbuka, tidak jauh dari permukiman warga. Selain itu, keberadaan unit truk tangki yang diduga berfungsi sebagai penampung atau penyedot limbah juga terlihat terparkir di sekitar area tersebut. Kondisi ini secara langsung menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan penduduk setempat mengenai potensi pencemaran lingkungan dan risiko bahaya kesehatan jangka panjang.

Potensi dampak yang dikhawatirkan warga meliputi pencemaran tanah, munculnya bau tidak sedap, kontaminasi air tanah atau sumur warga, serta berbagai gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Suara Warga: Harapan Kesejahteraan, Bukan Ancaman Pencemaran

“Aktivitas industri di KEK Sei Mangkei seharusnya membawa kesejahteraan bagi kami, bukan justru membawa ancaman pencemaran di lingkungan permukiman kami,” ungkap salah seorang perwakilan warga setempat. Ia menambahkan desakan agar ada kejelasan dan transparansi dari pihak terkait mengenai pengelolaan limbah ini.

Desakan untuk Tindakan Tegas dari Pihak Berwenang

Menyikapi kondisi ini, masyarakat bersama penggiat lingkungan mendesak agar pihak-pihak berwenang segera mengambil langkah konkret dan tegas:

  • Pengelola KEK Sei Mangkei dan Perusahaan Terkait: Diharapkan untuk segera memberikan klarifikasi resmi mengenai jenis limbah yang ditampung. Mereka juga diminta untuk memastikan bahwa seluruh proses pengolahan limbah telah sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang berlaku.
  • Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Simalungun dan Provinsi Sumatera Utara: Diminta untuk segera turun ke lokasi. Verifikasi lapangan, pengambilan sampel, dan pengujian laboratorium terhadap dugaan limbah tersebut menjadi langkah krusial untuk mengetahui jenis dan tingkat bahayanya.
  • Aparat Penegak Hukum: Didesak untuk melakukan pengawasan ketat dan menindak tegas jika ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan pengolahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) maupun limbah non-B3 yang berpotensi merugikan masyarakat.

Masyarakat Nagori boluk berharap penanganan cepat dan responsif dari semua pihak terkait sebelum dampak lingkungan semakin meluas dan mengancam kesehatan warga di Kecamatan Bosar Maligas secara lebih serius.

Laporan: IRMA YANi

Editor: Fernando Albert Damanik

Bagikan:WhatsAppFacebookX
EN
Ditulis olehRedaksi Elang Nusantara

Tim redaksi Elang Nusantara menyajikan informasi secara berimbang dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *