Portal berita dalam jaringan
PT SCTAR Media Group
Breaking News
Polres Labuhanbatu Selatan Wujudkan Kamtibmas Kondusif dengan Pendekatan Humanis di Kota PinangKebakaran Landa PKS Dolok Ilir Simalungun, Petugas Damkar Berjibaku Kendalikan ApiFernando Albert Damanik Ucapkan Selamat HUT ke-47 Kapolres Simalungun, Tekankan Pentingnya SinergitasKebakaran Melanda Pabrik PT Evyap Sabun Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus Sei MangkeiBPBD Simalungun Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Potensi BencanaKejari Simalungun Peringati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81: Perkuat Komitmen Penegakan Hukum BerintegritasPerpisahan Penuh Kehangatan Mahasiswa KKN STIH Panca Budi di SimalungunAKBP Sah Udur Sitinjak Resmi Jabat Kapolres Serdang Bedagai, Tinggalkan Jejak Inovasi di Pematang SiantarPerkuat Disiplin dan Pelayanan, Kantor Camat Tanah Jawa Gelar Apel Pagi dan Gotong RoyongPersonel Komcad Pematang Siantar Perkuat Fisik dan Disiplin dalam Latihan Terpimpin
Pematang Siantar

Pedagang UMKM di Pematangsiantar Gelar Aksi Unjuk Rasa Terkait Relokasi Lapak

Bagikan:WhatsAppFacebookX
Informasi Editorial

Pihak yang disebutkan dalam pemberitaan berhak menyampaikan klarifikasi, koreksi, atau hak jawab melalui kanal resmi redaksi.

Pedagang UMKM di Pematangsiantar Gelar Aksi Unjuk Rasa Terkait Relokasi Lapak

PEMATANGSIANTAR – Puluhan pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang biasa beraktivitas di kawasan Tambun, Kota Pematangsiantar, menggelar aksi unjuk rasa damai pada Kamis, 27 Agustus 2026. Aksi yang berlangsung di jalanan terbuka ini menarik perhatian pengguna jalan yang melintas.

Dari pantauan Elang Nusantara News Today di lokasi, massa terlihat berkumpul sambil membawa spanduk dan kertas bertuliskan tuntutan mereka, meskipun isi tulisan pada kertas tersebut tidak terlihat jelas. Peserta aksi didominasi oleh pria dan wanita dewasa yang mengenakan pakaian sehari-hari, dengan beberapa di antaranya terlihat mengenakan masker medis.

Melalui orasi, massa menyampaikan aspirasi mereka dengan menyuarakan penolakan terhadap rencana relokasi lapak dagangan mereka oleh pihak terkait. Para pedagang mengungkapkan kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut dapat mematikan mata pencarian mereka yang selama ini sangat bergantung pada lokasi strategis di kawasan Tambun.

Kehadiran massa sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat. Meskipun demikian, aksi berjalan dengan tertib di bawah pengamanan dari pihak kepolisian setempat. Petugas kepolisian terlihat bersiaga di sekitar lokasi untuk mengatur lalu lintas dan memastikan situasi tetap kondusif.

Salah seorang perwakilan pedagang, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, menyatakan harapannya agar pihak pemerintah kota bersedia membuka dialog dan memberikan solusi yang adil bagi para pedagang UMKM. “Kami hanya ingin tetap bisa berdagang untuk menghidupi keluarga, relokasi ini akan sangat memberatkan kami,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa ini berakhir setelah perwakilan pedagang memberikan kesempatan bagi pihak berwenang untuk merespons tuntutan mereka. Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah kota belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan para pedagang tersebut.

Laporan: IRMAYANI
Editor: Fernando Albert Damanik

Bagikan:WhatsAppFacebookX
EN
Ditulis olehIrma Yani

Tim redaksi Elang Nusantara menyajikan informasi secara berimbang dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *