Pedagang UMKM di Pematangsiantar Gelar Aksi Unjuk Rasa Terkait Relokasi Lapak
PEMATANGSIANTAR – Puluhan pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang biasa beraktivitas di kawasan Tambun, Kota Pematangsiantar, menggelar aksi unjuk rasa damai pada Kamis, 27 Agustus 2026. Aksi yang berlangsung di jalanan terbuka ini menarik perhatian pengguna jalan yang melintas.
Dari pantauan Elang Nusantara News Today di lokasi, massa terlihat berkumpul sambil membawa spanduk dan kertas bertuliskan tuntutan mereka, meskipun isi tulisan pada kertas tersebut tidak terlihat jelas. Peserta aksi didominasi oleh pria dan wanita dewasa yang mengenakan pakaian sehari-hari, dengan beberapa di antaranya terlihat mengenakan masker medis.
Melalui orasi, massa menyampaikan aspirasi mereka dengan menyuarakan penolakan terhadap rencana relokasi lapak dagangan mereka oleh pihak terkait. Para pedagang mengungkapkan kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut dapat mematikan mata pencarian mereka yang selama ini sangat bergantung pada lokasi strategis di kawasan Tambun.
Kehadiran massa sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat. Meskipun demikian, aksi berjalan dengan tertib di bawah pengamanan dari pihak kepolisian setempat. Petugas kepolisian terlihat bersiaga di sekitar lokasi untuk mengatur lalu lintas dan memastikan situasi tetap kondusif.
Salah seorang perwakilan pedagang, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, menyatakan harapannya agar pihak pemerintah kota bersedia membuka dialog dan memberikan solusi yang adil bagi para pedagang UMKM. “Kami hanya ingin tetap bisa berdagang untuk menghidupi keluarga, relokasi ini akan sangat memberatkan kami,” ujarnya.
Aksi unjuk rasa ini berakhir setelah perwakilan pedagang memberikan kesempatan bagi pihak berwenang untuk merespons tuntutan mereka. Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah kota belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan para pedagang tersebut.
Laporan: IRMAYANI
Editor: Fernando Albert Damanik





