Aktivitas Tambang Galian C di Sungai Air Putih Batu Bara Kembali Disorot Warga
BATU BARA – Aktivitas penambangan bahan galian golongan C, berupa pasir dan batu, kembali menjadi perhatian serius warga di wilayah Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Pantauan langsung di lokasi kawasan Desa Sukaraja pada Sabtu (29/8/2026) menunjukkan alat berat jenis ekskavator dan sejumlah truk pengangkut pasir beroperasi di bibir sungai, berbatasan langsung dengan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat.
Operasi pengerukan material sungai ini tampak melibatkan beberapa unit ekskavator yang secara langsung memindahkan pasir ke bak truk. Lalu lintas kendaraan bertonase besar di jalur darat kawasan perkebunan tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait potensi dampak kerusakan lingkungan dan erosi di sepanjang bantaran sungai.
Salah seorang warga sekitar yang ditemui di lokasi mengungkapkan kekhawatirannya. “Pengerukan sungai jika tidak dikontrol dengan ketat dikhawatirkan dapat memicu abrasi dan merusak ekosistem bantaran sungai, apalagi lokasinya berdampingan langsung dengan lahan perkebunan warga,” ujarnya.
Masyarakat berharap agar pihak berwenang, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan aparat penegak hukum setempat, segera melakukan peninjauan menyeluruh dan penertiban terkait perizinan serta batas wilayah kelayakan operasi penambangan. Langkah ini dianggap krusial untuk mencegah dampak lingkungan yang lebih parah di masa mendatang.
laporan: IRMAYANI
Editor: Fernando Albert Damanik





