Portal berita dalam jaringan
PT SCTAR Media Group
Breaking News
Police Goes to School, Kapolsek Silou Kahean Edukasi Pelajar Bahaya Narkoba, Bullying hingga Balap LiarKapolres Simalungun Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Jalinsum Siantar-Medan, Ingatkan Pelajar dan Warga Jauhi Narkoba**Waspada Bahaya Narkoba! Wakapolres Simalungun Ingatkan Pelajar SMP-SMA Assisi Lewat Program Polisi Peduli Pendidikan.**Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Bandar Huluan Edukasi Pelajar Bahaya Narkoba dan Bullying, 37 Siswa Disorot soal Knalpot BrongGerak Cepat Polsek Gunung Malela, Sopir Angkutan Umum Diamankan Terkait Dugaan Pencurian iPhone Milik PelajarUnggul 44 Suara, Jinton Firgo Purba Terpilih Jadi Pangulu Antar Waktu Nagori Pamatang PanombeianMenjaga Kesuburan Bumi Simalungun: Pengangkutan Tangkos Sawit Berjalan Tertib di Dolok Batu NanggarSafari Minggu Kasih di HKBP Serbelawan, Kapolres Simalungun Bagikan Paket Makanan dan Ajak Jemaat Jauhi Narkoba serta Judol– Haul ke-17 TGB di Hatonduhan , berlangsung aman Kapolres Simalungun hadir wakili Kapolda Sumut.Tindak Lanjuti Pemberitaan Media, Polsek Bandar Huluan Cek Dugaan Rokok Ilegal di Pematang Kerasaan Rejo
Simalungun

Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Jadi Titik Awal Konsolidasi Generasi Muda Garingging Se-Indonesia

Bagikan:WhatsAppFacebookX
Informasi Editorial

Pihak yang disebutkan dalam pemberitaan berhak menyampaikan klarifikasi, koreksi, atau hak jawab melalui kanal resmi redaksi.

PRESS RELEASE

Sesuai Arahan Ihutan Bolon HSGBP Dr. J.R. Saragih, Gullit Garingging Pimpin Konsolidasi Menuju Pembentukan Organisasi Pemersatu Generasi Muda

SIMALUNGUN, Nusantara News Today — Sesuai arahan Ihutan Bolon HSGBP, Dr. J.R. Saragih, Generasi Muda Garingging bersama keluarga besar, tokoh, orang tua, dan berbagai elemen Garingging melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih Garingging, Sabtu (12/9/2026).

Ziarah tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial untuk mengenang jasa seorang Pahlawan Nasional. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian konsolidasi menuju pembentukan organisasi yang dipersiapkan sebagai wadah pemersatu Generasi Muda Garingging.

Gagasan tersebut lahir dari kerinduan bersama untuk menghadirkan satu wadah yang dapat menghimpun Generasi Muda Garingging yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Melalui organisasi yang sedang dipersiapkan, persaudaraan diharapkan semakin kuat, kualitas sumber daya manusia meningkat, serta berbagai potensi generasi muda dapat dikembangkan dan diberdayakan.

Memulai dari Sejarah Tuan Rondahaim

Pemilihan makam Tuan Rondahaim sebagai titik awal konsolidasi memiliki pesan yang kuat. Panitia ingin menempatkan sejarah sebagai salah satu fondasi moral dalam membangun organisasi generasi muda.

Semangat keberanian, kepemimpinan, persatuan, pengabdian, serta kecintaan terhadap tanah kelahiran yang melekat dalam sejarah perjuangan Tuan Rondahaim diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

Menghormati pahlawan, karena itu, tidak cukup hanya dengan berziarah. Nilai perjuangannya perlu diterjemahkan ke dalam tindakan nyata melalui pendidikan, penguasaan teknologi, penguatan ekonomi, pelestarian budaya, pembangunan persaudaraan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ziarah tersebut membawa sebuah pesan: mengingat sejarah sebelum melangkah menuju masa depan.

Jan Surya Garingging: Ada Kerinduan Membangun Rumah Bersama

Jan Surya Saragih Garingging mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan langkah awal menuju terbentuknya wadah yang mampu menghimpun dan mempersatukan Generasi Muda Garingging dari berbagai wilayah.

“Ini merupakan langkah awal. Ada kerinduan agar Generasi Muda Garingging dapat berada dalam satu kesatuan dan memiliki wadah bersama. Nantinya wadah ini diharapkan menjadi tempat bagi generasi muda untuk berhimpun, berkomunikasi, memperkuat persaudaraan serta bersama-sama meningkatkan dan memberdayakan potensi yang dimiliki,” ujar Jan Surya Saragih Garingging.

Menurut Jan Surya, organisasi yang nantinya terbentuk jangan berhenti sebagai wadah kekerabatan secara formal. Organisasi harus mampu menjadi tempat lahirnya gagasan, kreativitas, peningkatan kapasitas, serta semangat pengabdian generasi muda.

Hubungan yang konstruktif dengan pemerintah dan berbagai komponen masyarakat juga perlu dibangun agar program organisasi nantinya dapat memberikan manfaat nyata.

Gullit Garingging Pimpin Konsolidasi

Dalam tahapan menuju pembentukan organisasi, Gullit Garingging dipercaya sebagai Ketua Panitia yang akan memimpin komunikasi dan koordinasi untuk menghimpun Generasi Muda Garingging.

Konsolidasi tidak hanya menyasar generasi muda di Kabupaten Simalungun, tetapi akan diperluas kepada Garingging muda yang berdomisili di berbagai daerah di Indonesia.

Panitia membuka ruang seluas-luasnya bagi Generasi Muda Garingging untuk ikut berpartisipasi dalam proses pembentukan hingga penyusunan kepengurusan organisasi.

Semangatnya adalah menghadirkan rumah bersama Generasi Muda Garingging, tanpa membedakan profesi, pendidikan maupun daerah tempat tinggal.

Pelaksanaan ziarah bersama tersebut juga telah dikoordinasikan dengan Sekretaris Umum Ihutan Bolon HSGBP, Drs. Jamesrin Saragih Garingging, sebagai bagian dari komunikasi dalam rangkaian konsolidasi yang sedang dibangun.

Tiga Arah Besar Organisasi

Organisasi Generasi Muda Garingging yang sedang dipersiapkan memiliki tiga tujuan utama.

Pertama, mendukung Pemerintah Kabupaten Simalungun, khususnya terhadap program pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata.

Kedua, meningkatkan dan memberdayakan potensi Generasi Muda Garingging melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, kewirausahaan, teknologi hingga kepemudaan.

Ketiga, berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Dengan arah tersebut, organisasi yang akan dibentuk diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kekerabatan, tetapi mempunyai orientasi program, pemberdayaan dan pengabdian yang jelas.

HSGBP Simalungun Berikan Arahan

Ketua hasadaon saragih garingging boru panogolan (HSGBP) Kabupaten Simalungun, Drs. Alfian Denry Saragih, turut memberikan arahan dan masukan dalam proses menuju pembentukan organisasi Generasi Muda Garingging.

Masukan tersebut diharapkan membantu mematangkan visi, misi, struktur, tata kelola dan arah organisasi.

Panitia selanjutnya akan membangun koordinasi dengan jajaran serta pengurus HSGBP di tingkat kecamatan, kabupaten dan kota sebagai bagian dari konsolidasi yang lebih luas.

Setelah Organisasi Terbentuk, Dipersiapkan Patappei Sihilap

Setelah proses konsolidasi selesai dan kepengurusan resmi terbentuk, panitia merencanakan tahapan berikutnya berupa pelantikan atau Patappei Sihilap.

Dalam rencana yang sedang dipersiapkan, Patappei Sihilap kepengurusan organisasi Generasi Muda Garingging akan dilakukan oleh Ihutan Bolon HSGBP, Dr. J.R. Saragih.

Sebelum sampai pada tahapan tersebut, komunikasi dan konsolidasi akan terus diperluas agar pembentukan organisasi melibatkan komponen Generasi Muda Garingging secara luas.

Road Show Tebing Tinggi, Medan hingga Daerah Lain

Usai kegiatan ziarah, panitia tidak berhenti pada pertemuan tersebut.

Tahapan berikutnya adalah melakukan road show dan konsolidasi ke sejumlah daerah tempat warga dan Generasi Muda Saragih Garingging berdomisili.

Tebing Tinggi dan Medan termasuk wilayah yang direncanakan menjadi tujuan konsolidasi. Selanjutnya, kegiatan akan diperluas ke sejumlah kabupaten/kota lainnya.

Road show akan menjadi sarana untuk menjalin komunikasi langsung, menghimpun aspirasi, memetakan potensi generasi muda, serta mengajak Garingging muda untuk terlibat dalam pembentukan organisasi dan kepengurusan.

Panitia ingin memastikan organisasi yang lahir nantinya tidak menjadi milik satu wilayah atau kelompok tertentu, tetapi benar-benar menjadi wadah yang mampu menghimpun Generasi Muda Garingging dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari Persaudaraan Menuju Pemberdayaan

Semangat besar yang dibangun adalah mengubah kekuatan persaudaraan menjadi kekuatan pemberdayaan.

Organisasi diharapkan mampu melahirkan program konkret di bidang pendidikan, peningkatan kualitas SDM, kewirausahaan, sosial, budaya, kepemudaan, teknologi dan kegiatan produktif lainnya.

Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun, pemerintah daerah lainnya, dunia pendidikan, dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat juga menjadi bagian dari arah organisasi yang sedang dipersiapkan.

Generasi muda diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan sejarah, budaya dan persaudaraan yang diwariskan para pendahulu.

Dari Makam Tuan Rondahaim, Perjalanan Baru Dimulai

Ziarah pada Sabtu, 12 September 2026, menjadi salah satu titik awal perjalanan panjang menuju terbentuknya organisasi Generasi Muda Garingging.

Setelah ziarah, perjalanan akan diteruskan melalui konsolidasi, road show, penghimpunan generasi muda, penyusunan kepengurusan, koordinasi dengan HSGBP di berbagai tingkatan hingga persiapan Patappei Sihilap setelah organisasi resmi terbentuk.

Semangat yang dibawa adalah menyatukan Generasi Muda Garingging, memperkuat persaudaraan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberdayakan potensi generasi agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi Simalungun dan Indonesia.

Dari makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih Garingging, sebuah perjalanan baru dimulai:

Belajar dari sejarah, bersatu dalam persaudaraan, bergerak dalam pemberdayaan, dan berkarya untuk masa depan.

PRESS RELEASE
Panitia Pembentukan Organisasi Generasi Muda Garingging
Simalungun, 12 September 2026

Redaktur : Irma Yani

Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik

 

 

Bagikan:WhatsAppFacebookX
EN
Ditulis olehRedaksi Elang Nusantara

Tim redaksi Elang Nusantara menyajikan informasi secara berimbang dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *